HUT RI dan Banten
So, Happy Indonesia Independence day . . .
Ah, tapi karena saya orang Indonesia, 'Selamat Ulang Tahun Indonesia'. Jaya selalu dan apa yang dicita-citakan bangsa ini bisa terwujud lewat tangan-tangan kreatif anak Indonesia. Amen.
Yah, seperti tahun-tahun sebelumnya setelah saya lulus dari SMA, saya sudah tidak pernah lagi berseragam lengkap dan mengikuti upacara bendera di lapangan pada saat hari Kemerdekaan. Sungguh disayangkan sebenarnya. Dan hari ini, saya merayakan kemerdekaan di perjalanan menuju ke ujung Banten untuk mengikuti pelatihan. Walaupun cukup melelahkan karena melakukan perjalanan selama 10 jam dari kota Bogor, tapi itu semua bisa terobati. Baru kali ini saya bisa melihat begitu antusiasnya warga di sini merayakan HUT RI. Hampir di setiap tempat yang kami lewati ada pohon pinang yang sudah digantung dengan berbagai macam hadiah. Selain itu juga ada banyak kantung plastik warna-warni yang dijadikan hiasan disepanjang jalan, digantung secara selang-seling.
Jadi ceritanya, kami ke Banten ke base camp Pusat Pelatihan Primata Pulau Tinjil untuk selanjutnya tanggal 20 nanti akan lanjut dengan kapal to the real Tinjil Island. Total peserta 19 orang plus pengajarnya. Dan tak ada satupun yang saya kenal (kecuali dosennya). Dari 19 peserta itu, 3 orang dari Washington, 1 orang dari Mexico and 1 orangnya lagi yang adalah istri dari Prof. Randall adalah orang Thailand. Sisanya orang di pulau Jawa ini. Dan yang paling 'sadis' lagi (sedikit hiperbolis) semuanya dari jurusan biologi (baik murni maupun pendidikan), 2 orang cowok dari Peternakan univ. Andalas, 1 dari Antrhopologi univ. Padjajaran dan 1 lagi dari Geografi univ. Gadjah Mada. Dahsyat kan? Kami begitu beragam dengan latar belakang yang berbeda-beda.
Ah, tapi karena saya orang Indonesia, 'Selamat Ulang Tahun Indonesia'. Jaya selalu dan apa yang dicita-citakan bangsa ini bisa terwujud lewat tangan-tangan kreatif anak Indonesia. Amen.
Yah, seperti tahun-tahun sebelumnya setelah saya lulus dari SMA, saya sudah tidak pernah lagi berseragam lengkap dan mengikuti upacara bendera di lapangan pada saat hari Kemerdekaan. Sungguh disayangkan sebenarnya. Dan hari ini, saya merayakan kemerdekaan di perjalanan menuju ke ujung Banten untuk mengikuti pelatihan. Walaupun cukup melelahkan karena melakukan perjalanan selama 10 jam dari kota Bogor, tapi itu semua bisa terobati. Baru kali ini saya bisa melihat begitu antusiasnya warga di sini merayakan HUT RI. Hampir di setiap tempat yang kami lewati ada pohon pinang yang sudah digantung dengan berbagai macam hadiah. Selain itu juga ada banyak kantung plastik warna-warni yang dijadikan hiasan disepanjang jalan, digantung secara selang-seling.
Jadi ceritanya, kami ke Banten ke base camp Pusat Pelatihan Primata Pulau Tinjil untuk selanjutnya tanggal 20 nanti akan lanjut dengan kapal to the real Tinjil Island. Total peserta 19 orang plus pengajarnya. Dan tak ada satupun yang saya kenal (kecuali dosennya). Dari 19 peserta itu, 3 orang dari Washington, 1 orang dari Mexico and 1 orangnya lagi yang adalah istri dari Prof. Randall adalah orang Thailand. Sisanya orang di pulau Jawa ini. Dan yang paling 'sadis' lagi (sedikit hiperbolis) semuanya dari jurusan biologi (baik murni maupun pendidikan), 2 orang cowok dari Peternakan univ. Andalas, 1 dari Antrhopologi univ. Padjajaran dan 1 lagi dari Geografi univ. Gadjah Mada. Dahsyat kan? Kami begitu beragam dengan latar belakang yang berbeda-beda.
Ini nih, papan depan base camp kami..
Ini tampak depan base camp kami.
Setelah sampai di base camp dengan penampilan layaknya zombie, kami istirahat sejenak dan makan siang yang sebenarnya sudah sore buanget. Saya sekamar dengan Agni anak Pendidikan Biologi dari Univ. Sebelas Maret dan Sera anak Biologi Murni dari Univ. Indonesia.
Setelah makan, bersih-bersih kita lanjut dengan playing firework and celebrate Indonesia Independence Day. Setelah puas ber-firework layaknya anak sekolah dasar (hehehe) dilanjutkan dengan . . . eng ing eng . . . . makan Durian bareng. Wah, saya tidak suka baunya jadi cuma jadi penonton. Mereka makan dengan lahapnya.
Ini nih para Durian Lovers :D
Oh iah, . . tadi kita juga jalan-jalan ke pantai dekat sini. Pantai tidak cukup bersih dan airnya kecoklatan plus ombak yang menurut saya sih besar sangat. Di sana warga sekitar so excited dan berebutan buat foto sama 'Bule'. Dan juga ada pak Gamal dari univ. Sebelas Maret (foto terakhir) yang mengajak anak-anak main.
Prof. Randall sedang berfoto dengan 2 orang gadis.
Komentar