Kita sering berada diantara dua atau bahkan lebih dari dua pilihan sulit. Namanya saja pilihan, mau tidak mau kita harus mau memilih. Bayangkan jika anda berada disebuah persimpangan jalan dan anda tidak mau memilih atau menentukan jalan mana yang akan anda lalui, anda akan terus berdiri di tempat itu dengan penuh keraguan. Itulah jika tidak mau memilih. Mungkin karena pilihan yang sulit? dan anda memutuskan untuk menghindarinya? Tidak ada pilihan yang tidak sulit, jika anda tidak mau memilih maka satu-satunya adalah anda kembali ke jalan yang sudah anda lalui.
Pilihan sulit seharusnya bukan menjadi satu alasan untuk mundur dan ragu. Pilihlah sesuai 'hati', itulah adalah cara terampuh menurutku. Kadang orang lebih mementingkan logika, tapi hati tidak pernah salah. 
Ada selalu punya petunjuk disekitar anda untuk menentukan sebuah pilihan. 'Petunjuk' itu tanpa anda sadari adalah orang-orang yang berada disekitar anda, yang mungkin adalah orang tua anda, saudara anda, keluarga anda, sahabat anda bahkan tanpa anda sadari 'petunjuk' itu ada dalam diri anda sendiri. Mulailah mencoba memberanikan diri mengambil pilihan yang ada di depan anda, karena tanpa sikap seperti itu, anda tidak aka pernah tahu jalan anda ke depannya. Memperkuat diri bukan saja dari keberhasilan yang sudah anda raih tapi sebenarnya ada dalam pilihan anda yang salah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sikap di awal April

Sasimhi sushi simelekeme

Jurnal Ilmiah, Apaan Tuh?