Masa Depan Itu . . .


Hari ini lumayan melelahkan karena sibuk melakukan beberapa aktifitas. Setelah pulas tertidur beberapa waktu yang lalu dan sekarang bangun dalam keadaan yang cukup membingungkan, kenapa? Karena saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan sekarang, cukup sederhana bukan? Tapi itu membuat sedikit kerumitan dalam otak. Hari ini sebenarnya saya punya jadwal latihan menyanyi tapi masih belum sekarang waktunya.
Setelah mengutak-atik notebook, saya jadi bingung mau buat apa lagi sekarang. Dan tiba-tiba ada sebuah pesan yang masuk ke inbox handphone saya. Oh ternyata pesan itu dari orang yang paling dekat dengan saya (senyum malu-malu). Sekarang lagi sibuk mengurus skripsi dan dipesannya ada sedikit kegalauan dan rasa putus asa karena waktu yang begitu mepet dan rasa-rasanya sudah tidak bisa melewati itu semua.
Awalnya saya bingung harus berkata bagaimana, memang tidak susah untuk menggapai masa depan yang kita inginkan. Dibutuhkan perjalanan yang panjang, berliku, kadang naik turun, berbatu bahkan dipenuhi semak berduri. Jika melewatinya dengan rasa malas, keputusasaan, tidak percaya diri, dan pastinya tidak berjalan dalam jalan Tuhan semuanya itu akan berasa lebih berat lagi bagaikan jalan dipinggir jurang (lebay ah).
Setelah membalas smsnya saya jadi termenung, bagaimana jika nanti saya ada diposisi seperti itu? Apakah saya akan stres, menjalaninya dengan mudah atau terhenti di jalan? Ya Tuhan, semoga saja tidak seburuk itu nanti saya melewatinya. Kita tidak tahu apa yang Tuhan persiapkan buat kita sekarang. Seperti kebanyakan orang bilang kalau kita boleh saja berencana tapi Tuhan yang menentukan. Saya sendiri terkadang tidak yakin dengan pilihan yang ingin saya jalani….huaaahh semuanya itu terasa berat bagi saya.
Tapi saya percaya, jika dari sekarang kita mulai mencicil dan melakukan hal-hal kecil itu bisa memudahkan kita untuk terus menerus mencoba sesuatu yang kadarnya perlahan-lahan besar. Dengan ketekunan hal yang diluar kemampuan kita pun bisa kita lakukan. Apapun masa depan yang akan saya jalani nanti saya percaya bahwa itu adalah masa depan yang memang sudah Tuhan siapkan buat saya J
Untuk orang terdekat saya lagi pusing, stres, tertekan, galau atau sejenisnya tetap semangat dan tetap berusaha. Tuhan tidak pernah meninggalkan anak-anakNya.

“Kita tahu sekarang, bahwa Tuhan turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia,…”
(Roma 8:28)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sikap di awal April

Sasimhi sushi simelekeme

Jurnal Ilmiah, Apaan Tuh?