Pencerahan saat di PERKANTAS
Oh iah, saya lupa cerita. Waktu tadi smsan sama teman saya baru saya ingat tentang satu pencerahan yang saya dapatkan di Perkantas.
Loh, kok bisa dari sms bisa ingat? Jadi begini awal mulanya (saya sensor beberapa bagian yah)
Saya : Puji Tuhan nilai yang terakhir dapat A :)
Teman : Bangga ew :)
Saya : Hehehe..perjalanan masih panjang aw..masih banyak tantangan dan halangan di depan. Cuma bisa berdoa dan tetap rendah hati saja. Saya juga bangga punya kamu?
Teman : Apa yang bisa dibanggakan dari saya? heheh Saya cuma orang biasa :)
Saya : Orang yang luar biasa itu datang dari orang-orang yang menganggap dirinya biasa :) Banyak yang bisa dibanggakan..semua orang itu punya hal yang bisa dibanggakan :)
Teman : Wah, sejak kapan yunitta opat jadi bijaksana ni :) :)
*nah, di kata bijaksana itulah baru saya ingat kejadian waktu di Perkantas itu..hahahah..Kok jadi ribet yah.
Jadi waktu ke Perkantas waktu itu karena ada PA (Pendalaman Alkitab) buat pengurus PMK Kedokteran Hewan. Saya sih lebih tepatnya ikut menemani untuk melihat apakah ada pengurus-pengurus nakal yang absen..hahaha
Sampai disana kami membahas tentang 'Penciptaan dan Kejatuhan'. Nah, saat membahas itu ada bagian akhir yang berisi tentang diskusi membahas ayat-ayat dalam Alkitab yang sudah dibaca. Kebetulan yang kami baca itu diambil dari Kitab Mazmur 19:2-5.
Pembahasan terakhir itu adalah tentang sikap kita saat menyadari bahwa dunia ini diciptakan untuk menceritakan kemuliaan Tuhan dan bagaimana pengaruhnya pada studi dan cita-cita kita sebagai seorang mahasiswa. Karena kami mahasiswa Kedokteran Hewan yah pastinya dengan menjaga apa yang sudah Tuhan ciptakan biar tetap baik dan membuat orang yang melihatnya bisa memuliakan nama Tuhan. Setelah berbincang-bincang, pembicaraan kami sedikit melenceng tentang 'our future'.
Kakak pembinanya bilang gini 'kalian pernah berpikir tidak kalau tujuan dari hidup dan seluruh aktifitas kalian itu cuma satu?'. Dimulailah dari teman samping kanan dan paling ujung yang menjawab, dan akhirnya sampailah gilirannya saya.
Ini jawaban saya 'jujur, tidak pernah sedikitpun terbersit dalam pikiran saya kalau tujuan dari hidup dan seluruh aktifitas saya itu untuk Kemuliaan Tuhan. Hari ini baru saya betul-betul sadar bahwa segala yang saya kejar di dunia ini cuma fana dan tidak untuk kemuliaan Tuhan. Saya aktif di kegiatan kerohania seperti jadi guru sekolah minggu, ikut paduan suara, ikut ibadat tapi rasa-rasanya ikut itu hanya agar mendapat 'image' bukan orang yang malas dan tidak kenal Tuhan'.
Wah, saya bersyukur sekali hari itu saya bisa ikut PA bersama-sama dengan pengurus. Seperti dapat secercah sinar yang luar biasa terangnya yang melingkupi saya yang selama ini berjalan dikegelapan tidak tahu arah :)
Loh, kok bisa dari sms bisa ingat? Jadi begini awal mulanya (saya sensor beberapa bagian yah)
Saya : Puji Tuhan nilai yang terakhir dapat A :)
Teman : Bangga ew :)
Saya : Hehehe..perjalanan masih panjang aw..masih banyak tantangan dan halangan di depan. Cuma bisa berdoa dan tetap rendah hati saja. Saya juga bangga punya kamu?
Teman : Apa yang bisa dibanggakan dari saya? heheh Saya cuma orang biasa :)
Saya : Orang yang luar biasa itu datang dari orang-orang yang menganggap dirinya biasa :) Banyak yang bisa dibanggakan..semua orang itu punya hal yang bisa dibanggakan :)
Teman : Wah, sejak kapan yunitta opat jadi bijaksana ni :) :)
*nah, di kata bijaksana itulah baru saya ingat kejadian waktu di Perkantas itu..hahahah..Kok jadi ribet yah.
Jadi waktu ke Perkantas waktu itu karena ada PA (Pendalaman Alkitab) buat pengurus PMK Kedokteran Hewan. Saya sih lebih tepatnya ikut menemani untuk melihat apakah ada pengurus-pengurus nakal yang absen..hahaha
Sampai disana kami membahas tentang 'Penciptaan dan Kejatuhan'. Nah, saat membahas itu ada bagian akhir yang berisi tentang diskusi membahas ayat-ayat dalam Alkitab yang sudah dibaca. Kebetulan yang kami baca itu diambil dari Kitab Mazmur 19:2-5.
Pembahasan terakhir itu adalah tentang sikap kita saat menyadari bahwa dunia ini diciptakan untuk menceritakan kemuliaan Tuhan dan bagaimana pengaruhnya pada studi dan cita-cita kita sebagai seorang mahasiswa. Karena kami mahasiswa Kedokteran Hewan yah pastinya dengan menjaga apa yang sudah Tuhan ciptakan biar tetap baik dan membuat orang yang melihatnya bisa memuliakan nama Tuhan. Setelah berbincang-bincang, pembicaraan kami sedikit melenceng tentang 'our future'.
Kakak pembinanya bilang gini 'kalian pernah berpikir tidak kalau tujuan dari hidup dan seluruh aktifitas kalian itu cuma satu?'. Dimulailah dari teman samping kanan dan paling ujung yang menjawab, dan akhirnya sampailah gilirannya saya.
Ini jawaban saya 'jujur, tidak pernah sedikitpun terbersit dalam pikiran saya kalau tujuan dari hidup dan seluruh aktifitas saya itu untuk Kemuliaan Tuhan. Hari ini baru saya betul-betul sadar bahwa segala yang saya kejar di dunia ini cuma fana dan tidak untuk kemuliaan Tuhan. Saya aktif di kegiatan kerohania seperti jadi guru sekolah minggu, ikut paduan suara, ikut ibadat tapi rasa-rasanya ikut itu hanya agar mendapat 'image' bukan orang yang malas dan tidak kenal Tuhan'.
Wah, saya bersyukur sekali hari itu saya bisa ikut PA bersama-sama dengan pengurus. Seperti dapat secercah sinar yang luar biasa terangnya yang melingkupi saya yang selama ini berjalan dikegelapan tidak tahu arah :)
Komentar