Adegan Action Supir Bemo

Hari ini saya sedikit miris melihat beberapa adegan action antara pengguna motor dan supir bemo (red. angkot) di kota Kupang. Dalam sehari ini saja, sa melihat tiga pertengkaran yang dimulai dengan adu argumen dan tragisnya berakhir dengan perkelahian.
Percuma negara ini disebut negara hukum, toh kalau sudah emosi tangan dan kaki dengan seenaknya bergerak bebas untuk menyakiti orang lain. Negosiasi semakin lama semakin kelihatan tidak diperlukan lagi. Orang lebih puas dan senang jika kaki-tangannya bekerja.

Sekarang tidak bisa menyalahkan siapa-siapa. Kadang, supir bemo itu sendiri yang suka menyalip dan mengendarai bemonya dengan gaya yang sembrono. Di Kupang sendiri sudah banyak kasus kecelakaan yang disebabkan oleh bemo. Bahkan, di jalur dekat kosan saya yang menuju arah kampus sering terjadi aksi jungkir balik bemo. Dilain pihak, pengendara jalan lainnya juga kadang teledor. Seenaknya menyeberang, seenaknya berbelok tanpa menghidupkan lampu 'sen'.

Yah, semuanya dikembalikan pada pribadi tiap individu. Kita yang sudah berhati-hati saja bukan berarti tidak beresiko celaka kalau masih saja ada manusia-manusia di jalan yang tidak bertanggung jawab.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sikap di awal April

Sasimhi sushi simelekeme

Jurnal Ilmiah, Apaan Tuh?