Mantan

Hari ini mau bahas mantan.Eits, tapi bukan berarti saya susah move on loh!
Kenapa bahas mantan? Hmm, setelah saya pikir-pikir lagi mantan itu punya banyak jasa dalam hidup kita. Apakah itu? Mari kita bahas satu persatu.

Yang pertama, tanpa mantan kita tidak akan pernah bisa menemukan pendamping yang lebih baik seperti sekarang ini (kalau memang sekarang punya pendamping baru).
Yah, kalau bisa dibilang sih, mantan itu kayak batu loncatan begitu (tapi jangan loncat-loncat diatas mantan). Dari mantan yang tidak pengertian, putus, dapat pendamping baru yang pengertian. Dari mantan yang suka marah-marah, putus, dapat pendamping baru yang suka lucu-lucu. Yah, walaupun mungkin kita kadang-kadang suka kangen sama ketidakpengertiannya, kangen sama marah-marahnya.

Yang kedua, dari mantan kita belajar dari kesalahan. Kok belajar dari kesalahan? Hm, bukan berarti mantan itu salah. Maksudnya disini adalah kalau dulu kita suka grasak-grusuk cari pendamping alias buru-buru. Yang ada didepan mata diembat saja, mungkin untuk kali berikutnya kita lebih sabar dalam memilih pendamping.

Yang ketiga, dari mantan kita belajar untuk bisa melepaskan. Nah, ini cocok sekali untuk yang suka galau akibat mantan dan susah move on. Pernahkah kamu berpikir kalau Tuhan ciptain mantan (emang iya?) buat latih kamu supaya bisa melepaskan apa yang bukan milikmu lagi (cieeee...miris).

Hmm, kayaknya cuma tiga dari sekian banyak jasa mantan dalam hidup yang bisa saya sampaikan. Intinya, jangan pernah benci sama mantan sendiri. Karena mantan itu juga bagian dari hidup kita. Kalau susah move on dan galau berkepanjangan sama mantan yah balikan lagi sama mantan (dengan catatan dia juga mau balikan dan dia lagi jomblo).
Sejelek-jeleknya mantan, dia itu orang dulu sayang sama kita, punya sebutan atau panggilan khusus buat kita, selalu perhatian sama kita. Yah, walaupun hal-hal itu tidak bisa dirasakan sekarang. Tapi, berbahagialah kamu yang masih punya hubungan baik sama mantan (hohohoho)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sikap di awal April

Sasimhi sushi simelekeme

Jurnal Ilmiah, Apaan Tuh?