Welcome Back, Oppa
Hari ini dia kembali. Hahaha..saya rasa, saya tidak perlu
mencatumkan namanya disini. Biar saya yang tahu saja. Tulisan ini bukan untuk
merusak hubungannya dengan siapa pun. Hanya seperti sebuah penghargaan khusus
untuk sosok sahabat dan saudara yang dulu selalu hadir dengan sikapnya yang
membuat saya terintimidasi. Hehhe…ternyata dia masih jadi bagian dari cerita
kehidupan saya, dan saya berharap akan terus menjadi bagian dari kisah
kehidupan saya.
Cuma satu manusia di bumi ini yang bertingkah laku seperti
dia (sorry oppa :) )
Huaaah (menjerit lagiiii) saya malu ketika dia bilang sudah membaca semua
tulisan saya dan merasa kalau ada banyak mengenai dia. Hahaha… no comment deh
pokoknya untuk semua itu.
Waktu saya jawab dengan bilang kalau semua itu just words
not feel, dia malah bilang kalau dia bukan orang bodoh. Hahaha.. sekali lagi
saya seperti seorang bayi yang tidak tahu harusnya bicara apa. Oh iya, ada
sedikit perubahan yang saya temui. Kalimat dalam pesan singkatnya semakin
banyak (haahha), mungkin karena dia terpilih jadi sosok yang harus jadi panutan
makanya berubah. Mari kita lihat apakah akan bertahan lama kalimat-kalimat
panjang itu atau? Hahaha
Welcome back saudara yang selalu bilang kalau cuek itu
identitasnya.
Komentar