Menangis lagi?

Menangis lagi?
Tidak capekkah kamu? Memaksa ductus lacrimarismu terus bekerja?
Tidak kasihankah kamu, otot-otot matamu seakan berteriak ingin kamu berhenti?
Ada rasa untuk berhenti, berhenti mengeluarkan butiran-butiran asin ini
Tapi dada ini serasa penuh. . .
Leher ini sakit menahan pedih yang memuncak
Cuma tidak kuat menahan rasa yang terbang bebas dalam hati
Hahhh...Andai saja waktu itu kamu tak melintas di hati dan pikiranku
Andai saja waktu itu tidak ada senyum simpul diwajahmu
Andai saja rasa itu tidak lebih dari cinta yang mendalam
Andai saja, aku tak pernah ada. . .

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sikap di awal April

Sasimhi sushi simelekeme

Jurnal Ilmiah, Apaan Tuh?