Mukernas XV Ikatan Mahasiswa Kedokteran Hewan - day 1
Wow! Hari pertama kegiatan
Mukernas IMAKAHI a.k.a Musyawarah Kerja Nasional Ikatan Mahasiswa Kedokteran
Hewan Indonesia diawali dengan pembukaan yang spektakuler walaupun peserta yang
turut berpartisipasi tidak terlalu banyak. Tapi hal tersebut tidak mengurangi
‘keseruan’ dari acara ini.
Pembukaan dimulai pada pukul
18.00 WITA tapi agak lebih sedikit sih. Diawali dengan pemutaran video pendek
mengenai segala hal yang ada di Nusa Tenggara Timur. Dimulai dari Pulau Rote
dengan keindahan pantai Nembralanya, Pulau Sumba dengan ciri khas aksi
Pasolanya, Pulau Flores yang amaze
sama danau tiga warnanya, pulau Timor dengan segala keunikan tenunannya, pulau
Komodo yang tentu saja ada reptile
raksasa yang langka yang hanya ditemui di Pulau Komodo. Selain itu juga ada tayangan mengenai makanan
khas dan tempat-tempat wisata yang bisa dikunjungi di Kupang. Wah, para
delegasi menontonnya dengan antusias dan berdecak kagum melihat semua itu.
Setelah pemutaran video singkat
tersebut langsung disambung dengan aksi fantastis dari adik Julio Letik. Adik
yang kecil-kecil imut ini memainkan tiga lagu dari tiga tempat yang ada di Nusa
Tenggara Timur. Ketiga lagu tersebut dibawakan dengan apik dan medley. Sebagai
pembuka ada lagu Bolelebo, dilanjutkan lagu Benggong dan terakhir lagu Mana
Lolo Banda. Dan sekali lagi para delegasi terheran-heran melihat anak sekecil
itu bisa dengan apiknya memainkan alat music tradisional dari Rote tersebut.
Alhasil, setelah acara pembukaan semua berebutan buat foto sama sasando dengan
menggunakan ti’I langga dan selempang Rote. Wah, seru melihatnya.
Dalam acara tersebut, selain ada
delegasi dari 8 universitas (teman-teman dari Unsyiah dan UWKS tidak bisa
hadir) ada juga teman-teman panitia (ya ialah, masa panitianya kagak ada) dan
turut hadir ketua PDHI Cabang NTT, drh. Max Sanam dan Ketua Program Studi
Kedokteran Hewan Undana, drh. Diana Wuri. Rektor Universitas Nusa Cendana yang
seharusnya hadir untuk membuka acara ternyata berhalangan jadi acara dibuka
oleh drh. Diana.
Selesai acara pembukaan,
dilanjutkan dengan makan malam bersama. Mau tahu? Teman-teman delegasi sangat
amat kepengen mencicipi yang namanya se’i. Tapi yang ingin dicicipi pastinya
se’I sapi. Setiap kali bicara soal makanan, pasti yang mereka teriakan duluan
adalah se’I (ckckck). Akhirnya perut terisi dan acar berikutnya adalah gathering. Jadi disini, kita semua
kumpul-kumpul terus saling memperkenalkan diri satu sama lain dan mulailah
berbicara sesuatu dalam keadaan informal
tentang apa saja tapi yang masih ada hubungannya dengan dunia serta profesi
kedokteran hewan.
Nah, berhubungan tanggal 27 alias
hari ini adalah hari kedokteran hewan sedunia akhirnya kami memilih topic untuk
membicarakan kira-kira apa yang akan kami lakukan untuk menyambutnya. Karena
kami yang di Undana untuk kali ini tidak ada perencanaan untuk merayakan WVD
(World Veterinary Day) akhirnya kami memilih untuk merayakannya secara
sederhana tapi tetap bermakna.
Sebagai ‘pimpinan sidang’, ka
Hendra dari UB (sekretaris jenderal PB IMAKAHI) mempersilahkan kami (panitia
dan delegasi) untuk memberikan usulan kegiatan untuk WVD. Dan banyak usulan
yang masuk mulai dari buat Baksos, bagi-bagi pamflet, buat orasi, buat pohon
harapan, tiup lilin dan sebagainya lagi. Dari semuanya akhirnya dipilihlah
untuk bagi-bagi pamflet yang rencana di daerah Taman Nostalgia (setelah
dipertimbangkan baik dan buruknya, kurang dan lebihnya). Jadi rencananya
sebentar malam setelah semua rapat pleno selesai kami akan ke daerah Taman
Nostalgia buat bagi-bagi pamflet yang isinya mengenai apa itu dokter hewan,
bagaimana profesi dokter hewan dan juga tentang vaksin. Kenapa vaksin? Karena
untuk tema WVD kali ini adalah vaksin. Setujulah semuanya.
Semua sudah selesai dibahas,
termasuk share mengenai kehidupan di kampus masing-masing itu bagimana dan
saatnya buat bubar. Sayangnya, delegasi ini agak ‘nakal’. Walaupun sudah
disuruh buat tidur tapi tetap saja susah. Semuanya mengaku belum ngantuk dan
masih keasyikan bercerita. Setelah ‘dipaksa’ lagi baru deh mau tidur. Tapi
tetap saja, sampai sekarang ( saya nulis cerita ini jam 01.00 WITA loh) mereka
belum juga tidur.
Oh ia, hampir lupa. Kami
mengadakan kegiatan Mukernas XV Imakahi ini di asrama haji. Awalnya di hotel
Romyta tetapi karena satu dan lain hal, tempatnya dipindahkan. Kegiatan ini
berlangsung dari tanggal 26-29 April. Hari terakhir akan ada trip. Tripnya
kemana? Masih rahasia (heheh). Tunggu cerita selanjutnya saja.
Sekarang saatnya saya tidur.
Karena sudah pagi dan hari sudah berganti. Doakan tetap lancar yah kegiatannya.
Komentar