Puisi Kehidupan


Mendung ini seperti menyatu dengan pikiranku
Hitam pekatnya awan layaknya hatiku
Saat rintik perlahan turun bagaikan air mataku yang jatuh menetes
Inikah kehidupan? Begitu pikirku
Seberat inikah yang harus ku jalani?
Saat tidak ada mentari, tak ada keceriaan dari sosok pelangi
Seperti runyam, sepi dan kosong hidup ini
Ah, kapan semua itu balik padaku?
Haruskah ku menunggu? Menunggu untuk waktu yang tak pernah memberitahukan kapan harus berhenti. . .

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sikap di awal April

Sasimhi sushi simelekeme

Jurnal Ilmiah, Apaan Tuh?