Studi Tur MiVevaranus
Wuaaaaaaahhhh (histeris sendirian). Sudah lama tidak update bahkan menengok blog sendiri :( (miris berat). Maap yah, soale saya banjir job. Job kampus yang terdiri dari kuliah, praktikum, tugas, laporan dan ujian. Yah, lumayanlah untuk minggu ini tidak terlalu 'sesak'. Nah, hari sabtu kemarin pas libur karena bertepatan dengan hari raya Waisak kami (angkatan saya - MiVevaranus) melakukan studi tur ke Sekolah Lapangan Nekamese. Luar biasa yah? Iyah, luar biasa karena orang pada liburan di rumah, asyik tidur-tiduran kami malah sibuk belajar.
Awalnya, berberat hati. Apalagi dari cerita teman-teman, Nekamese itu jauuuuhhh pake banget.
Akhirnya, setelah kuliah 3 jam dulu di kampus pas pukul 13.00 WITA kami berangkat ke Nekamese. Dengan berkendaraan motor kami berangkat kesana dengan hati riang gembira (#hiperbolis). Jaraknya lumayan jauh, sekitar 26 km. Bagi yang belum tahu, Nekamese itu melewati tempat yang namanya Sikumana terus nanti lurus terus abis itu saya lupa. Hahaha habis saya bukan orang asli Kupang jadi tidak tahu betul daerah-daerah yang saya lewati apa namanya (parah banget).
pemandangan di sepanjang jalan juga keren dan luar biasa, ditambah dengan semilir angin yang dingin-dingin sejuk. Semakin mendekati Nekamese, udaranya semakin dingin. Apalagi tempat yang kami kunjungi ini berada di ketinggian beberapa kaki lah begitu (hehehe).
Nah, akhirnya terpampang nyata sebuah spanduk besar bertuliskan "SELAMAT DATANG KE PUSAT AGROWISATA-SEKOLAH LAPANGAN NEKAMESE". Kami semua heran. Tadi katanya drh. Jimmy kami ke peternakan kambing, kok bisa nyasar ke tempat ini? Dan ketika masuk melewati gerbang Sekolah itu saya terpana (sumpah, betulan terpana). Pemandangannya itu LUAR BIASA KEREN (kalau yang ini bukan #hiperbolis). Udara disana kayak di Puncak, suasana disana juga kayak di puncak. Selain itu ada arena permainan atau istilah kerennya sih outbound gitu. Ramai luar biasa, dan faktanya ternyata di antara kami semua baru tahu kalau di Nekamese itu ada tempat yang kayak begitu.
Berdasarkan hasil untitan saya, ternyata Sekolah Lapangan Nekamese itu yang punya yah pemilik Dapur Nekamese (yang dekat jalan ke Bandara Eltari itu loh). Maaf saya lupa namanya (maklum sudah tua). Selain ada arena permainan disana, ternyata Beliau juga melestarikan budaya NTT (terlihat dari koleksi barang-barang dalam rumah yang berbau budaya NTT), ada ladang sayur dan juga peternakan kambing Peranakan Etawa. Jangan takut dan jangan mikir kalau tempat itu bakalan bau kambing, tenang udara disana bersih dari bau kambing :)
Karena saya dan teman-teman ke sana untuk 'melihat' kambing jadinya kami harus fokus pada penjelasan drh. Jimmy mengenai kambing Peranakan Etawa itu. Setelah puas 'pelototin' kambing kami langsung menyerbu ke tempat wisatanya. Wah, ada flying fox-nya, tapi sayangnya kami tidak bisa ikutan (menyesal).
Memanfaatkan waktu yang sedikit sebelum kembali ke Penfui (untuk praktikum lagi) kami puas-puasin buat foto-foto dan ini foto-fotonya (yah, walaupun objek pemandangan sedikit, mayoritasnya manusia alay..wkwkkw)
Awalnya, berberat hati. Apalagi dari cerita teman-teman, Nekamese itu jauuuuhhh pake banget.
Akhirnya, setelah kuliah 3 jam dulu di kampus pas pukul 13.00 WITA kami berangkat ke Nekamese. Dengan berkendaraan motor kami berangkat kesana dengan hati riang gembira (#hiperbolis). Jaraknya lumayan jauh, sekitar 26 km. Bagi yang belum tahu, Nekamese itu melewati tempat yang namanya Sikumana terus nanti lurus terus abis itu saya lupa. Hahaha habis saya bukan orang asli Kupang jadi tidak tahu betul daerah-daerah yang saya lewati apa namanya (parah banget).
pemandangan di sepanjang jalan juga keren dan luar biasa, ditambah dengan semilir angin yang dingin-dingin sejuk. Semakin mendekati Nekamese, udaranya semakin dingin. Apalagi tempat yang kami kunjungi ini berada di ketinggian beberapa kaki lah begitu (hehehe).
Nah, akhirnya terpampang nyata sebuah spanduk besar bertuliskan "SELAMAT DATANG KE PUSAT AGROWISATA-SEKOLAH LAPANGAN NEKAMESE". Kami semua heran. Tadi katanya drh. Jimmy kami ke peternakan kambing, kok bisa nyasar ke tempat ini? Dan ketika masuk melewati gerbang Sekolah itu saya terpana (sumpah, betulan terpana). Pemandangannya itu LUAR BIASA KEREN (kalau yang ini bukan #hiperbolis). Udara disana kayak di Puncak, suasana disana juga kayak di puncak. Selain itu ada arena permainan atau istilah kerennya sih outbound gitu. Ramai luar biasa, dan faktanya ternyata di antara kami semua baru tahu kalau di Nekamese itu ada tempat yang kayak begitu.
Berdasarkan hasil untitan saya, ternyata Sekolah Lapangan Nekamese itu yang punya yah pemilik Dapur Nekamese (yang dekat jalan ke Bandara Eltari itu loh). Maaf saya lupa namanya (maklum sudah tua). Selain ada arena permainan disana, ternyata Beliau juga melestarikan budaya NTT (terlihat dari koleksi barang-barang dalam rumah yang berbau budaya NTT), ada ladang sayur dan juga peternakan kambing Peranakan Etawa. Jangan takut dan jangan mikir kalau tempat itu bakalan bau kambing, tenang udara disana bersih dari bau kambing :)
Karena saya dan teman-teman ke sana untuk 'melihat' kambing jadinya kami harus fokus pada penjelasan drh. Jimmy mengenai kambing Peranakan Etawa itu. Setelah puas 'pelototin' kambing kami langsung menyerbu ke tempat wisatanya. Wah, ada flying fox-nya, tapi sayangnya kami tidak bisa ikutan (menyesal).
Memanfaatkan waktu yang sedikit sebelum kembali ke Penfui (untuk praktikum lagi) kami puas-puasin buat foto-foto dan ini foto-fotonya (yah, walaupun objek pemandangan sedikit, mayoritasnya manusia alay..wkwkkw)
Ini nih teman-teman saya yang super narsis (ki-ka : Yopie, Wandha, Mario, Martha, Gheo, Harry dan Kolly)
ahaha... ini Anna (berbaju kuning) dan Libye (berbaju hitam) yang 'cuma' numpang foto.
Ini di lantai 2 dari Sekolah Lapangan Nekamese. View dari atas itu keren sangat :)
Ini kita lagi mau 'buang diri' :)
Ini perkebunan sayurnya :) Pupuknya diambil dari kotoran kambing dari Peternakan kambing Peranakan Etawa.
NARSIS :) (ki-ka : Ipank, Saya, Nia, Martha, Wandah, Adeknya Wandha, Ratni dan Kolly)
Libye lagi asik bercengkerama sama anak kambing Peranakan Etawa.
And for the Last :) MiVevaranus sama drh. Jimmy.. (foto dulu sebelum lanjut ke penfui lagi).
Jadi, sekian dulu share saya. Kalau yang di Penfui nanti saja baru diceritakan soalnya agak 'vulgar' (hahah bercanda).
Komentar