Cerbung bagian 1

Gelap mencekam
Tatapan waspada menebar ke segala arah ruangan
Telinga seakan tidak ingin melewatkan secuil suara pun

Braaaakkk!!
Kain katun ini akan meringis karena genggaman ku yang erat
Bulir-bulir keringat seakan mengalir dari keran bocor
Jantung berdetak kencang dan aku memaksa pupil bekerja ekstra melihat sosok yang membuat keributan itu Begitu takutnya, lutut sampai gemetaran dan telinga ini mendadak tak bisa mendengar apa-apa
Dan tiba-tiba . . .

(bersambung)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sikap di awal April

Sasimhi sushi simelekeme

Jurnal Ilmiah, Apaan Tuh?