Perpisahan

Kita berpisah dengan tangisan, sebuah pelukan hangat dan tepukan nyaman di pundak. Kita akan bertemu lagi, begitu kata Michaele menguatkanku. Semua perasaan campur aduk menjadi satu. Ah, aku rindu mereka. Kemarin, saat sore seperti begini kami lagi asyik berenang bersama atau duduk memandangi sunset di tepi pantai. Ah, dada ini sesak. Sedang apa mereka di sana? Kita berjanji satu sama lain untuk keep contact, tetap menjadi teman dan saudara bagi satu sama lain.
Yah, inilah keluargaku. Keluarga keduaku. Hampir sebulan saya tidur, makan, tertawa, bermain, belajar dan menangis bersama mereka.

Back to real life, back to real activity. Success for you my best friends :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sikap di awal April

Sasimhi sushi simelekeme

Jurnal Ilmiah, Apaan Tuh?