Malaikatku Kulukai

Malaikat itu kulukai lagi
Kali ini bukan sayapnya
Tapi hatinya

Malaikat itu kulukai lagi
Kali ini bukan geraman menahan sakit
Tapi bulir air mata berkorban

Malaikat itu kulukai lagi
Kali ini ku dimaafkan
Tapi bekas terus ada

Malaikat itu kulukai lagi
Hanya kejujuran sebagai obat
Dan cinta sebagai perban

Note :
Untukmu malaikatku yang terus ku sakiti dengan segala perbuatanku - GP.
15 september 2015

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sikap di awal April

Sasimhi sushi simelekeme

Jurnal Ilmiah, Apaan Tuh?