Ternyata
Dia berlari
Bukan .. bukan..
Dia datang dengan kuda putihnya itu
Dari jeruji ini
Ada sepasang mata berbinar
Sesungging senyum
Dan desahan nafas lega
Dia datang
Yah, dia datang mengejar
Namun sayang
Raut wajah di balik jeruji berubah suram
Dia cuma terhenti di gerbang itu
Enggan melangkah masuk
Cuma sampai di situkah?
Ah, cuma begini sajakah?
Kupang, 19 Oktober 2015
Komentar